Hujan Bulan Juli…

ada sepi menggeletak pada bulir serpih titik hujan

bidadari merangkul puisi

malaikat alpa bermain bola

segelas canda mengerinyut menjadi kabut

sebait senyum menghampa dibidik awan…

ah, ini pasti cuma hujan bulan juli

menggamit mesra tanganku

mengajari ketuk salsa kesepian

mengajakku menyusuri lagi dingin hari di bawah istana hujan***

Published by Ucu Agustin

Indonesian documentary filmmaker based in Washington DC, United States, and Jakarta, Indonesia.

Leave a comment