Tentang Unicorn….

BlogItemURL> http://www.ucuagustinprosa.blogspot.com

Kutempel ia disana…

Sama sekali tak pernah menyangkanya.

Saat kutangkap di alam mimpi,

Sayapnya mendua lantas mendebur-debur kencang sekali….

Tapi aku tak takut!

Konon tanduknya tidak berbahaya,

cuma meruncing pada ujungnya,

tapi tak mengeluarkan racun dari sana.

Tunggu!

jangan belai bulunya,

di situlah letak fantasinya!

Sentuh saja putih warnanya, tapi jangan dikagumi.

Sebab kagum mu celaka baginya.

Semalam kudapati ia berdiri di sana,

sendirian menanduk-nanduk telinganya.

mana bisa kaki kuda menggapai telinga? Kuketawakan ia.

Tapi rupanya ia marah,

dari helai kertas ia menghilang.

Sempat sedikit aku rada gelagapan,

di mana lagi bisa kutemukan

bila di lorong guittenberg ia tak lagi bisa di gambar lantas didokumentasikan.

Maka tadi malam aku ikut memuseumkannya.

kubeli selembar photonya

Kutempel satu di kamarku;

Seekor kuda terbang,

berwarna putih sedang menerobos awan,

berjalan di antara bintang-bintang,

tanduknya menyerbu bulan.

dalam gelap malam….

gerak ekornya yang berjuntai

seperti penari balet yang memelodikan tari api

di desa para peri…..

Published by Ucu Agustin

Indonesian documentary filmmaker based in Washington DC, United States, and Jakarta, Indonesia.

Leave a comment