See…? (Dido, Roswell, …)

BlogItemURL> http://www.ucuagustin.blogspot.com

gue sebelumnya gak suka banget sama Dido. Biasa ajah. Tapi pas kemarin gue nonton serial Roswell di DVD yang gue tonton sendiri karena nggak ada yang nemenin nonton (sedih nggak seh? nonton film bagus sendiri? hiks…) tiba-tiba saja gue jadi suka Dido. Terutama lagunya di album pertama yang berjudul “HERE WITH ME”

gilee…

relepan gitu lho, lirik sama soundtrack musik sama filmnya. Bener-bener nempel pel pel pel deh pokoknya… sama sekali tidak sekedar tempelan.

Roswell itu kan serial yang nggak begitu laku di Amerika. Karena nggak gitu booming, maka stasiun TV nya cuma nayangin satu sesion aja. hingga dvd nya cuma ada satu seri doang…

ceritanya tentang 4 orang anak manusia yang ternyata dia adalah keturunan dari alien yang dulu pernah jatuh di Roswell New Meksiko tahun 1947.

Menurut keterangan si Max (salah satu karakter dalam film tsb, ketua knight of young alien yang sekarang menghuni bumi) konon mereka adalah

species yang menetas. bukan lahir berdasarkan regenarasi. Si Max ini naksir berat sama Liz, tapi liz, cewek yang suka dengan lab, pelayan

paruh waktu di sebuah kafe –yang mengharuskan dia pake seragam pelayan tolol dengan gambar alien (karena memang obyek pariswisata di Roswell

ya itu tadi, wisata UFO dan Alien)– agak tecengang-cengang juga saat dia sadar dia mulai jatuh cinta sama Max.

Tapi liz merasa agak ganjil. “is it true? that my firs love is an alien?” begitu gumamanya di dalam hati. Si Liz ini jadi deket sama Max, gara-gara Max pernah bikin suatu tindakan yangluar biasa. yang membuat Liz bisa hidup padahal dia tertembak tempat di jantung. Max, untuk pertama kalinya dalam hidup, showing his power as an alien untuk

menyelamatkan nyawa Liz. (Aduh… mau dong gue ada penyelemat kayak gitchu… hehehe)

Nah, kok gue jadi ngalor ngidul gitu yah? Ya pokoknya lirik lagu yang dinyanyiin Dido itu menyentuh gue banget dah.

masa katanya,

“Aku tak ingin memindahkan benda-benda, karena takut hal itu bisa mengubah ingatanku. Aku tak ingin memanggil temanku, mereka mereka

bisa membangunkanku dari mimpi ini. Dan aku tak bisa meninggalkan tempat tidur ini, karena aku ngeri bisa lupa apa yang pernah terjadi di

atasnya”

menyentuh gak seeeeeeeh?

hehehe, jawabnya pasti sambil pada teriak…

“Ngggggggggggaaaaaaaaaaaaakkkkkkkk…..”

Bodo!

heheh,

btw, otw, eniwe,

ini dia nih liriknya: Judulnya sih, ya Here with

me…

I didn’t hear you leave,

I wonder how am I still here,

I don’t want to move a thing,

it might change my memory

Oh I am what I am, I’ll do what I want,

but I can’t hide

I won’t go, I won’t sleep, I can’t breathe,

until you’re resting here with me

I won’t leave, I can’t hide, I cannot be,

until you’re resting here with me

I don’t want to call my friends,

they might wake me from this dream

And I can’t leave this bed,

risk forgetting all that’s been

Oh I am what I am, I’ll do what I want

but I can’t hide

I won’t go, I won’t sleep, I can’t breathe

until you’re resting here with me

I won’t leave, I can’t hide, I cannot be,

until you’re resting here with me.

****

Begitulah saudara-saudari

kisah cinta alien dan anak manusia yang menyentuh ini (hehehe,padahal gue juga nonton sampai 24 episode. baru sampe tiga. hihihihi. Hiks!)

Published by Ucu Agustin

Indonesian documentary filmmaker based in Washington DC, United States, and Jakarta, Indonesia.

Leave a comment