pengakuan

BlogItemURL> http://www.ucuagustinprosa.blogspot.com

Bila ini tentang pengakuan,

Saat ku tulis obrolan kita di internet

Ada hujan mengguyur mataku

Kalimat-kalimat yang ditulis jadi kabur

Ada yang keluar dari rongga dada

Tapi aku tak mau mengejarnya

Mungkin dinding perasaanku pecah

Tapi tak apa, semuanya nanti akan baik-baik saja

Beberapa bulir harapan, terbakar, memang

Tapi beberapa waktu lagi juga pasti bisa berkembang

Jangan tanya sekarang, itu akan terjadi kapan

Bila ini masalahnya tentang pengakuan

Aku juga tak sanggup bila harus mencintaimu

Terlalu rumit dan sulit

Terlalu indah dan menggetarkan

Terlalu berbadai dan menantangku untuk hancur didalamnya

Tapi aku mencintaimu

Ini pertama kalinya kuucapkan untuk seseorang

Dan aku tahu ini terlambat

Meski tak kusesali sama sekali

Hatiku sejati

Rasanya semua yang ku rasakan padamu demikian juga

Segalanya melampaui ruang, jarak, waktu dan hubungan

Segalanya kutahu, kau juga bisa terka dan rasakan

Semuanya tak terbatas dan seolah akan selalu tetap begitu adanya

Hanya bermuara pada keinginan engkau bahagia

Tapi bila ini adalah sebuah pengkuan,

Aku pasti tak mampu makan nanti malam

Mungkin tiga atau empat tangis lagi akan pecah dalam beberapa hari ke depan

Tapi tenanglah,

Setelahnya semoga aku bisa baik-baik saja

Karena aku mencintaimu

Ini pertama kalinya ku ucapkan untuk seseorang

Dan aku tahu ini terlambat

Meski tak kusesali sama sekali

Karena aku mencintaimu

Segala yang terbaik buatmu

Akan membuatku tersenyum selalu

Aku bahagia untukmu….

Published by Ucu Agustin

Indonesian documentary filmmaker based in Washington DC, United States, and Jakarta, Indonesia.

Leave a comment