finding never land?

BlogItemURL> www.ucuagustinprosa.blogspot.com

sepertinya aku akan melakukan apa yang telah dilakukan mr. barrie.

mengadopsi sebuah kisah yang telah mengilhaminya, lantas mejadikannya sebagai “sesuatu”

the he find “neverland”

tapi perlukah meminta izin?

Peter pan

diadopsi dari cerita 4 bocah lelaki yang tak ingin bertumbuh

bocah yang jadi legenda

bocah yang hidup (rasanya) hampir dalam tiap tubuh kita

manusia dewasa yang tak bisa lepas dari cara berprosesnya sebelum keadaan “kini”

tentang mengadopsi kisah yang kita miliki dan menuliskannya dalam bentuk yang lain… Hhmm, sepertinya itu model terbaik dalam menulis. Kita mengenal dan sekaligus sangat tahu apa yang kita tulis. Tapi bagaimana dengan objek tulisan kita?

meramu fiksi dan fakta. mengaduk secara lembut antara yang tak nyata dan realita. dimanakah batasannya? akankah menyinggung seseorang? haruskah memintanya menjadi pembaca pertama? dimana letak indepensi sebagai penulis?

Ada dua opsi judul yang masih harus dipilih:

a little pray for u

or

close to you

hhhm…

ngepop abis sih (ini cara termudah _untuk sementara_ menulis buku yang susah. stairway to heaven lah hitungannya.

Published by Ucu Agustin

Indonesian documentary filmmaker based in Washington DC, United States, and Jakarta, Indonesia.

Leave a comment