From Neil Gaiman To Melao


bodoh

setelah nangis mulu karena melihat kematian gus dur detik perdetiknya di tv,
melao – teman yang baru bertemu muka sekali,
men-post sesuatu tentang cinta untuk saya.

cinta di akhir tahun?

desember adalah selalu musim rontok bagi saya
dan neil gaiman bilang, dia benci cinta.

sama, saya memiliki perasaan yang sama dengan dia, tentang cinta.

untuk teman-teman, saya bagi apa yang pinjam dari neil gaiman yang harusnya adalah untuk melao, ya… semoga tidak keberatan

*selamat tahun baru, everyone*

_____________

Pernahkah kau jatuh cinta?
Mengerikan bukan?
perasaanmu akan menjadi sangat rentan.

Membuka hati dan dada… Bagaimana mungkin?

Karena itu artinya seseorang bisa saja melompat dan masuk ke sana serta mengacaukan hati dan perasaan di dadamu. Segala apa yang tertumpuk di situ hingga suatu hari membuatmu membangun semua benteng pertahanan, membuatmu mengenakan baju zirah dan meyakinkan diri bahwa tak akan ada seorangpun yang bisa menyakitimu.

Tapi cinta, yang terjadi adalah selalu hal konyol. Karena biasanya, satu orang bodoh, tidak berbeda dari orang satu orang bodoh lainnya. Mereka akan mengembara secara sembrono ke dalam suatu kehidupan bodoh … hanya bodohnya, kau telah memberinya sepotong kamu. dirimu.

Mereka tidak meminta itu. Mereka hanya melakukan sesuatu yang bodoh pada suatu hari, seperti menciummu atau tersenyum padamu, dan kemudian kau merasa hidupmu tak lagi sendiri.

Cinta membutuhkan sandera. Dan ia mendapatkannya dalam dirimu. Dia memakanmu dan membuatmu menangis dalam kegelapan. Lantas sebuah ungkapan sederhana seperti ‘mungkin kita seharusnya hanya berteman’ berubah menjadi pecahan kaca yang melukai hatimu begitu tajam.

Sakit.

Tidak hanya dalam imajinasi.
Tidak hanya dalam pikiran.
Itu menyakitkan jiwa
-sakit, benar-benar terasa sakit-
Dan untuk beberapa waktu, tak ada yang bisa kau rasakan selain rasa itu.

Aku benci cinta. “

(Neil Gaiman – penulis novel Stardust)

Published by Ucu Agustin

Indonesian documentary filmmaker based in Washington DC, United States, and Jakarta, Indonesia.

3 thoughts on “From Neil Gaiman To Melao

  1. post di atas dibikin tanggal 31 des, dan dipublish pertama di wall FB saya. beberapa komentar dari orang-orang antara lain adalah: ________________Jia Effendie sandman!Yesterday at 3:11pm · Ucu Agustin book of magic!Yesterday at 3:16pm · Melao Kamisama Tengkyu Ucuu..my gosh,tahun 2009 agaknya tahun yang lucu buat cintaku… Dan aku menemukan cinta dengan prespektif yang agak ajaib dari tulisanmu,bukan cinta bentuk daun waru seperti yang biasa2 digambar,tapi juga cinta yang berbentuk kubus,kutan,dan bentuk abstrak tapi ajaib.. :)i lov yu Ucu!>,<Yesterday at 3:22pm · Ucu Agustin luv yu tu, dear melao…>,<Yesterday at 3:24pm · Mirna Yulistianti my fave quotes from Sandman No 65 🙂 Rose Walker said this. Bagus ya Cu…Yesterday at 7:45pm · Ismail Basbeth kalo kata temanku, cinta itu gak bisa buat makan.. apalagi untuk dimakan gaya oreo.. dijilat, diputer, lalu dicelupin..Yesterday at 9:24pm · Veronica Kusuma *speechless*Yesterday at 11:21pm · Yusuf 'cecep' Fajarudin mungkin kita seharusnya tidak berteman, CuToday at 1:34am · Pitri Handayani serem amat konsep cinta model begini, teh ucu. knp jg harus benci cinta? wong tuannya kan kita sendiri. tragis !Today at 2:24am · Dmitri Tobias Lessy AihToday at 12:35pm · Widya Narsi Ahhh Stardust…pengen nonton lg dan membayangkan dapat bintang jatuh :p. Ngmg2 ada enggak sih bintang jatuh yg jenisnya adalah cowok?Today at 10:36pm ·

    Like

  2. ucuuuu.. danti nehh…baru blog walking, dan sampailah gw pada blog lu yang sangat menghibur ini, hahahaha..nice cu! tetaplah menghibur diri yang nantinya akan menghibur gw juga 😀 hihihi.. btw, kapan ke bandung? katanya mau beli sepatu plastik :p

    Like

Leave a comment