hari ketika aku jadi vegetarian (*part_1)

pesta pernikahan kakak.
ayam-ayam berjingkrakan di rumah bagian belakang.
kaki-kaki mereka yang tak bisa menari menyumbang kotok pada lantai
taik
koteknya yang ramai penanda mereka sekawanan
musisi rock n roll dengan drum dan bast yang dibetot berantakan
satu jam kemudian, sunyi.
mahluk-mahluk tolol bulu putih itu bermutasi di kubangan air warna merah
mereka kelojotan
gerakannya berantakan seolah menendang-nendang takdir
mahluk-mahluk tolol bulu putih tersebut, pada sore hari itu sungguh-sungguh bermutasi
dari mahluk hidup menjadi menu
besoknya, mereka tinggal di dunia arwah
dimakamkan di perut orang-orang

firasat 1:
bisik hati kecilku bilang, aku tak suka pada si pemasak yang jadi nakhoda pesta

Published by Ucu Agustin

Indonesian documentary filmmaker based in Washington DC, United States, and Jakarta, Indonesia.

Leave a comment