Mari Mencatat…

Sebenarnya ini bukan perkara sulit. Menuliskan apa yang telah dilakukan di tahun-tahun sebelumnya…., tapi selalu saja hal tersebut digagalkan dengan sangat banyak alasan. Murni karena kadang merasa diri sok sibuk-lah (karena kadang memang demikianlah adanya), kekurangan waktu lah!, dan kadang mungkin memang hanya karena malas saja. Hingga  mengguratkan catatatan, kemudian jadinya cuma terjadi di benak. Mendamba melakukan, tapi tak kuasa bertindak. Seperti orang lemah syahwat, keinginan besar tenaga kurang. Segalanya cuma terjadi di kepala. Onani berulangkali.

Ini pukul 12:14 Pm di Jakarta, tapi di Plaza Espana, Madrid, sekarang jam 06.12am dan diluar begitu lengang. Ini hari Minggu pagi dan Sabtu kemarin saya seharian keluar menyusuri daerah di sekitar Sevilla dan Sol lalu ke Legazpi. Mengunjungi Museum Real Akademia De Bellas Artes De San fernando, menyimak koleksi lukisan-lukisan Goya, Zubaran’s Agnus Dei dan nama-nama pelukis Spanyol lain yang sering terdengar tapi tak saya kenal. Berjalan-jalan sebentar di Plaza El Matadero dan melihat sisa kebuasan sebuah lapangan besar tempat pembunuhan banteng-banteng oleh para matador di Legazpi, lalu iseng pergi ke Carefour yang letaknya di pinggir kota. Murni Iseng. Cuma ingin tahu bagaimana orang-orang di Madrid sini berbelanja. Setelahnya, berjalan-jalan di atas bus, menikmati sistem transportasi negeri orang yang bagus, melihat pemandangan di Avenida El Cordoba, Avenida Andalusia dan berputar-putar di Avda de Los Engeles, lalu kecapekan. Pulang kembali ke hotel dengan metro, masuk kamar, rebah di kasur dan tertidur…

Jatuh tertidur dari jam 5.50pm sabtu sore kemarin, terbangun pukul 01.45am tadi, di dini hari pada hari minggu yang masih gelap. Mungkin karena merasa lapar, saya sempat makan patatas sedikit, menengak Bezoya dan tidur lagi. Kini terbangun lagi, dan tak bisa melanjutkan tidur kembali… mungkin masih jetlag, mungkin saya yang nggak bener jam tidurnya.

Tidur malam macam apa itu? Dimulai pukul 5.50pm?

Daun-daun dari pohon maple kuning yang sering terlihat di kalender, saat ini sedang berguguran di jalan di luar kamar No.404 tempat saya menginap di Espa Hotel di Plaza Espenada saat ini. Namun bisik suara jatuhannya tak sampai ke sini. Padahal saya sendirian dan mereka pasti jatuh bergerombol massal begitu ramai. Padahal saya merindukan sedikit kegaduhan karena begitu sendiri di sini, tapi bahkan jalanan tepat di luar kamar, tak mau berbagi hal itu pagi ini. Tak ada bahkan suara bus, berdengung melambungkan gelombang lintasannya ke atas dan didengar oleh saya dari lantai 4 hotel ini. Begitu sepi disini…

Jadi baiklah… mungkin ini waktunya. Waktu yang tepat untuk menuliskan apa yang selalu ingin saya tulis. Tentang kebitan catatan di tahun lalu. Tentang project film  dan apa saja yang telah saya lakukan. Lagi pula…, hey! Bukankah ini Desember? Bukankah tahun 2011 ini sebentar lagi akan berakhir  kan… ?
Hmmm….

Published by Ucu Agustin

Indonesian documentary filmmaker based in Washington DC, United States, and Jakarta, Indonesia.

One thought on “Mari Mencatat…

Leave a comment