Pertamakali kenalan dan tahu tentang WORKINGFILMS setahun yang lalu. Itu terjadi ketika saya diajak oleh Ford Foundation untuk bergabung di workshop-nya Jonathan Stack di Ubud Social Change Film Festival pada April tahun 2011 lalu.
Keren banget ngelihat Presentasi mereka.
Ngarep banget di Indonesia ada sebuah organisasi kayak gini.
Menggabungkan antara cutting-age activisme dan film yang bukan fiksi.
Mereka ini jadi semacam organisasi yang mengkampanyekan film untuk kegiatan aktivisme yang kerjasamanya akan sama-sama menguntungkan antara si pembuat film dengan si organisasi workingfilms ini – dimana workingfilms akan mengkampanyekan ke seluruh tempat, isu yang menjadi konten utama dari isi film tersebut.
Di Ubud tahun lalu, mereka memperkenalkan siapa mereka dan bagaimana cara mereka bekerja, plus mereka juga memberitahu bagaimana pemasaran dan distribusi yang dihybrid dengan teknologi online dan internet. Kalau mau lihat link-nya disini: http://workingfilms.org/userdata_display.php?modin=50 | tapi kalau mau lihat presentasi mereka secara langsung waktu itu, check this out….
 |
| Salah satu film yang kampanye activisme -nya dilakukan oleh WorkingFilms |
 |
| Robert Weiss – Executive Director dan Co-Founder WorkingFilms memberikan brief tentang apa itu WorkingFilms, organisasi yang dipimpinnya |
 |
| Belajar mengidentifikasi banyak hal sebelum memilih bekerjsama |
 |
| partner screening yang baik *catat: partner yang bisa meraih target audience yang tak bisa kita raih! |
|
|
 |
| Its internet age! Us Them All! |
 |
| Nah, ini yang paling hebat: Tetap Perpanjang Umur – Baik Umur si Film maupun si Organisasi |
 |
| Maintain Momentum + Focus + Collective Action |
 |
| Strategi Partnership |
 |
| Ini alamat mereka di dunia maya : LOVE WORKINGFILMS.ORG |