Kalau saya seorang presidenKalau saya seorang anggota parlemenkalau saya seorang ayahkalau seorang lelaki… Saya akan menentang segala hukum yang berusaha mendiskreditkan perempuan dan mengkriminalkan mereka Tempat tinggal saya sebelum sampai di benua dunia sangat hangat. Namanya, rahim. Dan sepanjang sejarah pengetahuan di kepala saya, tak ada seorang lelaki yang memiliki rahim –tentu saja kecuali jenisContinue reading “Porno Pikir *Kalau saja….”
Author Archives: Ucu Agustin
Perempuan Sedunia
Reportase dari lapangan niy…(ditulis buat sindikasi berita untuk koran daerah Imdonesia Timur) ___________Peringati Hari Perempuan Sedunia,Perempuan Jakarta Tolak RUU APP & Pemiskinan Terhadap PerempuanOleh: Ucu Agustin Pukul 10.05. Terik matahari mulai menyentuh Jakarta. Sekitar seribu massa dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia begerak meninggalkan bundaran Hotel Indonesia menuju Istana negara. Di belakang iring-iringan itu, sebuahContinue reading “Perempuan Sedunia”
: Kepada Seorang Pemetik Gitar
Aku menjelma resah yang coklatKupu-kupu berterbangan dari jantungkumenjadi matahari tua yang sinarnya malamTak sepatah katapun keluar dari mulutmu Apakah itu yang kau kulum di sana? Adakah setia yang dingin mencairkan lidahmu hingga kalimat yang menjelma antara kita malam itu adalah sunyi. Bisu. Kelu. Padahal sejak pertama melihatmu kutahu kau tak mirip siapa-siapa… Apakah kau mengendusnya?Continue reading “: Kepada Seorang Pemetik Gitar”
Still… (jejak itu/naik kelas)
Kupikir cinta itu adalah hal yang sama irasionalnya dengan sihir. Kelinci muncul dari topi, manusia hilang waktu masuk kotak gergajiNamun dari manakah cinta dan kelinci muncul? Ke manakah manusia kotak gergaji dan cinta pergi? Dan tentu saja kita nggak bodoh. Bila sihir pun ada trik-nya, kenapa hal yang sama nggak berlaku buat cinta? Kalau memangContinue reading “Still… (jejak itu/naik kelas)”
Aneka Teman
Aneka Teman: Terdengarnya hampir seperti nama sebuah perusahaan penambangan: Aneka tambang, hehe. Aneka teman.Hhm…Urusan manusia memang benar-benar banyak yang rancu. Geli-geli tak berguna, tapi nggak membahayakan sih.Sejak lagu ratu Teman tapi Mesra booming, gue jadi berpikir tentang aneka teman. TTM = teman tapi mesra (boleh dicolek, gak boleh dicabuli ;p)TTS = teman tapi sadis (bolehContinue reading “Aneka Teman”
Cecil
Sup babi kacang merah. Dua gelas teh panas. Pagi baru menyembul di luar jendela. Cabe-bawang ala Dabu dimasukkan. Kepedesan. Kutuang aqua dingin yang baru saja ditarik Cecil dari ice box. Kita ngikik sedikit. obrolan mengalir. Kacang merahku habis, kuahnya masih menggenang. Daging babinya kuberikan ke mangkuk Cecil. Dan perempuan mungil itu menyantapnya. Menyisakan sarapannya sedikit.Continue reading “Cecil”
Jangan Bersedih…/ Menuju Titik Hitam
Jika segalanya telah kau coba namun tak juga berhasil. Saat semua yang kau maui kau dapatkan tapi ternyata bukan itu yang kau butuhkan. Ketika kau merasa lelah namun tak kunjung mampu tidur, dan terus berulang begitu-begitu saja Dan airmata mengalir di wajahmu saat kau kehilangan sesuatu yang tak tergantikanAtau saat kau mencintai seseorang tapi ternyataContinue reading “Jangan Bersedih…/ Menuju Titik Hitam”
Hidup Itu Menyedihkan dan Serius…
HIdup itu memang menyedihkan dan serius…Kita dibiarkan memasuki dunia yang indah. Kita bertemu satu sama lain di bumi, saling menyapa dan berkelana. Bersama untuk sejenak, lalu kita saling kehilangan dan lenyap dengan cara yang sama mendadaknya dan sama tak masuk akalnya seperti ketika kita datang… Kota tiada, dibangun, berkembang. Dari kosong menjadi sesak. Inflasi terjadi.Continue reading “Hidup Itu Menyedihkan dan Serius…”
Begitu Banyak Cerita, Begitu Sedikit Waktu
Karena waktuku sedikit dan ceritaku begitu banyak, maka cerita ini dimulai saja dengan pernyataan lucu seorang adik kelas, semalam…. 1. Lelaki Muda Yang Mengajakku Kawin Dia manis. Tingkahnya lucu. Adik seorang teman. Adik kelasku juga. Lama kami tak bertemu. Karena Jaringan Islam Liberal akan diserang oleh FPI kemarin, maka kami bertemu lagi secara tak sengajaContinue reading “Begitu Banyak Cerita, Begitu Sedikit Waktu”
Mengapa Menulis CerPen?
Seorang teman dari sriti.com, sebuah situs sastra korancyber mewawancarai saya secara tertulis. Rasanya lucu juga membaginya di sini… 1)Mengapa Ucu menulis cerpen? Awalnya mungkin tidak mau membedakan antara yang cerita pendek atau yang cerita panjang. Karena pada prinsipnya, saya suka akan cerita. Apa saja. Cerita yang didengar, dilihat atau dibaca. Pendek atau panjang. Bentuknya bisaContinue reading “Mengapa Menulis CerPen?”