Ada yang berubah memang. Mungkin sekarang saatnya aku paham kalau aku memang telah menjadi orang yang berbeda. Ada penyelundup yang masuk dalam hati, jiwa dan pikiranku. Pelan tapi pasti dia bekerja, megubahku menjadi orang yang berbeda. Sama sekali tak kusadari sebelumnya. Yang kutahu dia memberi hempasan yang begitu besar, mengguncangkan semua fondasi yang kupunya untukContinue reading “Aku baik-baik saja…”
Author Archives: Ucu Agustin
I’ve been already in heaven and hell
Rasanya aku bisa jatuh cinta padamu, sebab kau ingin mendengar ceritaku. Baiklah, beginilah kisahnya… Ketika malam menyemak dan yang tersisa tinggal lelah yang mengurap, aku pernah bertemu dengan salah satu dari mereka; penghuni Andromeda. Dia bertengger di atas pohon kelapa, dan aku menyaksikannya dari teras beranda. Dia terbang, mendatangiku tanpa sayap. Menghujaniku dengan senyumnya yangContinue reading “I’ve been already in heaven and hell”
Hihihi…. Belum Mandi Dah Jalan-jalan…
Jam sebelas lebih lima belas menit. Segelas air seperti kristal, setangkup telur dadar buatan teman. Dari semalam pikiran terus melayang tentang bagaimana harus kukisahkan lorong-lorong pribadi hati pada blogger ini. Ih dasar! mengganggu nian nggak seeeh? 😉 Jadilah maka jadilah! Bangun tidur langsung tergopoh ke lantai tiga kantorku. Sarung menutup dari pinggang ke bawah, mukaContinue reading “Hihihi…. Belum Mandi Dah Jalan-jalan…”
Dia bertanya, Dimana Bisa Dipelajari Seni Berkompromi?
Dia patah hati, bukan hanya remuk, tapi juga seluruh kepercayaannya kandas. Tidak karena masalahnya terlalu besar, tapi karena dirinya terlalu keras; ketika pecah, lempengan keputus-asaannya tertabur mengaur, membuncah kecil-kecil seumpama partikel, tak bisa lagi mewujud pixel. Alangkah sulitnya memahami. Dan banyak hal yang tidak mampu dipahaminya. Ia tak paham mengapa Tuhan tak langsung menumbuhkan pohonContinue reading “Dia bertanya, Dimana Bisa Dipelajari Seni Berkompromi?”
Kenduri Cinta, semalam
Di pelataran Taman Ismail Marzuki… Ada yang ingin melamar menjadi staff tuhan, semalam. Berniat mencuri data di rumahnya. Mencoba mencari tahu berbagai alasan mengapa perang masih terjadi, kelaparan terus berlanjut, bencana dan musibah pecah bersusulan, ketidak-adilan menjadi saingan tuhan. Dan musik pun mengalun… Angin dalam hatiku hanya berdesir tanpa taifun. Siapa mampu membaca manuskrip takdir?Continue reading “Kenduri Cinta, semalam”
Pernah Terbang? (Never Grow Old)
Tentu saja ini bukan cara membekukan waktu. Membuatnya terhenti dan lantas seperti jarum jam yang mati, dia tak bergerak lagi ke angka selanjutnya. Ini cuma cara mengabadikan sepenggal hidup… Untuk kemudian membiarkannya bergerak lagi. Menjadi tua dan lantas tiada. Seperti gerbong kereta yang sesekali berhenti berderak untuk kemudian terus menyusuri rel sampai stasiun pemberhentian terakhir.Continue reading “Pernah Terbang? (Never Grow Old)”
Menulis Sebagai Ilmu Komunikasi
BlogItemURL> http://www.ucuagustinprosa.blogspot.com Menulis Sebagai Ilmu Komunikasi Apa yang harus kita lakukan adalah mencapai keseimbangan itu dengan menulis sebanyak kita berbicara, mendengar dan membaca. Mengapa toko buku tak pernah sepi dari pengunjung? Mengapa sepatah dua patah kata dari para tokoh dan selebriti selalu diharapkan dalam setiap event? Mengapa kursus bahasa Inggris dan ilmu komputer begitu laris?Continue reading “Menulis Sebagai Ilmu Komunikasi”
Aku Ingin Memenggal Kepala Ayah
Aku Ingin Memenggal Kepala Ayahcerpen ucu agustin Saat ayahku meninggal, hal pertama yang akan aku lakukan adalah mengambil kepalanya! Tentu saja hal tersebut tidak akan kulakukan di depan mata orang-orang, melainkan di sebuah ruangan yang penuh dengan mantera dan doa. Do’a dari seorang anak yang sangat kagum akan Ayahnya. Sebelum kepala itu membusuk dan ketikaContinue reading “Aku Ingin Memenggal Kepala Ayah”