Aku Mencintaimu, Mari Mencintai Kemanusiaan…

Ada yang ngilu di sini. Di bagian tengah dada. Disanakah letak hati? Mungkin… Sepertinya hati saya memang yang ngilu, dan itu baru kerasa bener malam ini. Ini bukan hati yang memar ngilu karena rindu, atau hati yang terjerat banyak linu karena perkara-perkara kesibukan kerja atau hal-hal asmara-sedih-bahagia yang membelitnya, nggak… bukan. Ini ngilu yang sepertiContinue reading “Aku Mencintaimu, Mari Mencintai Kemanusiaan…”

After Dark…

Ingatan, juga kenangan milik banyak orang, mungkin seperti bahan bakar yang digunakan untuk tetap bisa hidup. Diperlukan sejauh bisa digunakan untuk menjaga kehidupan. Tak penting apakah kenangan tersebut memiliki arti atau tidak. Semua hanya bahan bakar. Kolom iklan di surat kabar, buku-buku filsafat, gambar porno di majalah, setumpuk tagihan sepuluh ribu yen… Saat kau menjadikannyaContinue reading “After Dark…”

Ice Man (Short Story by Haruki Murakami)

Manusia EsCerita Pendek Haruki Murakami Aku menikahi Manusia Es. Pertama bertemu dengannya di sebuah hotel di ski resort, tempat paling sempurna untuk menemukan Manusia Es, memang. Lobi hotel begitu riuh dengan anak muda, tapi Manusia Es duduk sendiri di kursi sudut yang letaknya paling jauh dari perapian, diam membaca buku sendirian. Meski sudah hampir malam,Continue reading “Ice Man (Short Story by Haruki Murakami)”

Dua Pertanyaan Untuk Tuhan

Tuhan, Saya baru saja berulangtahun, bulan lalu.Usia saya kini: 34. Saat ini, saya punya dua pertanyaan penting untukmu,Amat penting, hingga lihatlah…Saya kini dengan benar menuliskan semua huruf kapital dan huruf kecil pada tempatnya, (tidak seperti cara saya biasanya yang menulis selalu dengan huruf kecil semua tak perduli di depan, di tengah, di belakang, atau ituContinue reading “Dua Pertanyaan Untuk Tuhan”

Saddest Poem – Pablo Neruda

Saddest Poem(Poem #605) by Pablo Neruda I can write the saddest poem of all tonight. Write, for instance: “The night is full of stars, and the stars, blue, shiver in the distance.” The night wind whirls in the sky and sings. I can write the saddest poem of all tonight. I loved her, and sometimesContinue reading “Saddest Poem – Pablo Neruda”

Dini Hari, 12 September 2010

ini malam ketiga dan masih saja sunyi itu ada di sini.. …apakah sunyi?lagi-lagi ini malam pertanyaan tersebut aku ajukan dan katanya…sunyi adalah ketiadaan bunyi. relative or total lack of audible sound. sunyi bisa juga merujuk pada ketiadaan komunikasi apapun: diam – yang secara aneh, sunyi dalam arti ini kalau ditelisik lebih jauh justru bisa berartiContinue reading “Dini Hari, 12 September 2010”

taun ini bisa nggak siyh lebaran di-skip aja…

pengen nangis deh..jam 4 sore gini masih di jakarta sini, sementara dari tadi karng kring terus telpon dari orang2 rumah buat nyuruh balik cepat. Rumah utan kayu berdebu, dari tadi pagi gue pembantaian terus. sendirian. si vertje ke london dan kamar amat sangat berantakan. ruang depan juga. ruang dekat dapur juga. piring kotor dimana-mana. cucianContinue reading “taun ini bisa nggak siyh lebaran di-skip aja…”