kemarin pagi musik itu mengalun memenuhi ruang hampa kamar saya. musik dari album ray of light-nya madonna. menghentak udara, menghentak jiwa saya juga. mengajarkan tentang bentuk-bentuk cinta. katanya, to know you is to love you.to love you is to be part of you. havent we metyou’re somekind of beautiful strangeryou could be good for mei haveContinue reading “Beautiful Strangers…”
Category Archives: Uncategorized
BIG STEP
dear baw, hari ini aku bikin sejarah besar!mulai belajar naik sepeda di monas.hehe.. bayangkan! sepeda itu udah aku punya sejak tahun 2005? 2007?aku udah lupa, baw.tapi aku ingat aku beli itu sepeda dari mbak emi. harganya 400rebu. masih baru, mbak emi beli 1 jutaan trus dia jual ke aku karena dia ingin sepeda yang lebihContinue reading “BIG STEP”
Tentang Dia: Si abaw, Si Penjahit Hati.. Si time to say goodbye-for a while, Si temanku yang baik dan manis, sebenarnya.. :p
Hhhm… gimana yah? Gimana caranya yah bercerita tentang dia? Hehe.. rasanya waktu liat-liat blog ini, yang sangat sepi pengunjung dan aku juga sangat senang di pulau Daun Kehidupan Berterbangan yang kerap ditiup angin kesunyian ini…, aku kok baru nyadar yaks? kenapa aku belum nulis tentang dia sekalipun? kenapa dia belum kucatatkan di sini? padahal dia adalah siContinue reading “Tentang Dia: Si abaw, Si Penjahit Hati.. Si time to say goodbye-for a while, Si temanku yang baik dan manis, sebenarnya.. :p”
Yggdrasil O Yggdrasil…
Aku melihat Asgard, Jitunheim, Niflheim dan enam dunia lainnya bergerak di nadimu… Sembilan dunia, senantiasa menggantung menjadi satelit yang mengorbit di koordinatmu. Dan surga, mereka tampak begitu mungil serta sederhana ketika terusap ujung reranting tertinggi yang runcing lembut menjuntai dari pokok-pokok ranummu.. Sumur-sumur itu.. Aku bisa melihat mereka senyata saat aku memegangi rambut kekasihku yangContinue reading “Yggdrasil O Yggdrasil…”
Surat Terakhir…
Ia letih, dan segala kondisi itu membuatnya tak bisa bekerja lagi… Perang dunia II tengah berkecamuk, rumahnya di London hancur tercabik karena peran, dan buku yang ia tulis tentang mendiang temannya Roger Fry mendapat sambutan dingin dari publik.. Waktu itu bulan maret yang dingin menggantung di langit London dan ia baru saja menuntaskan naskah novelContinue reading “Surat Terakhir…”
Papua – Ketika Mereka Begitu Kuat Menarik Saya
Katanya, untuk sampai ke radio itu ia butuh waktu 2 jam. Melalui hutan, melewati jalan kampung, menyeberangi sungai, bertemu babi liar, mendengar suara jerit cendrawasih. Katanya, jembatan-jembatan di sungai itu kerap bergerak dan hilang. Tertelan arus sungai, tergerus longsor, tergusur gelondongan-gelondongan kayu besar dari hutan yang tak sengaja roboh dan hanyut di sungai. Penduduknya makanContinue reading “Papua – Ketika Mereka Begitu Kuat Menarik Saya”
Baw… (6pesan pendek dalam hujan)
*Pesan -1 Baw, perasaan-perasaan itu, kupikir seperti bulir beras sesaat sebelum ia tanak menjadi bubur. Ditambah air dengan jumlah takaran melebihi masa bulir, dan api yang memudarkan bentuk padatnya, beras-beras cair itu akan semakin menjauh dari forma mula. Hilang dan lupa pada bentuk awal ada. Aku tak mau perasaanku-perasaanku hilang seperti bulir beras yang menjadiContinue reading “Baw… (6pesan pendek dalam hujan)”
From Neil Gaiman To Melao
bodoh setelah nangis mulu karena melihat kematian gus dur detik perdetiknya di tv, melao – teman yang baru bertemu muka sekali, men-post sesuatu tentang cinta untuk saya. cinta di akhir tahun? desember adalah selalu musim rontok bagi sayadan neil gaiman bilang, dia benci cinta. sama, saya memiliki perasaan yang sama dengan dia, tentang cinta. untukContinue reading “From Neil Gaiman To Melao”
25 Desember…
Hari ini adalah hari tersebut: 25 Desember, hari ke 359 dalam hitungan kalender Gregorian–dimana tersisa 6 hari lagi hingga lengkap, suatu kurun waktu disebut satu tahun. Melacak tanggal ini dengan menggunakan keahlian Pak Wiki(pedia), saya menemui beberapa data tentang waktu: events, kelahiran, kematian, juga hari-hari libur di seluruh dunia pada tanggal 25 desember. Tentu sajaContinue reading “25 Desember…”
Padamkan Mataku
Padamkan Mataku Meski kau padamkan bara di mataku aku masih bisa melihatmu, Sumbatlah rapat telingaku aku masih mendengarmu, Tanpa kaki aku masih sanggup mendatangimu, Mulut tiada aku masih dapat memanggilmu, Potonglah lenganku aku masih sangup memegangmu, Hentikan jantungku maka otakku akan berdetak, Dan jika kau sulut otak itu, Kau bakal kupanggul dalam darahku! ___________________ *rainerContinue reading “Padamkan Mataku”