Jadi Ilfil….

Bahkan langitpun merunduk mencium gunung. Bahkan bintangpun berkedip saat ada yang memandangnya dari bawah. Sedang rumput, setiap malam dihujani puisi cinta dari para penjaga cahaya. Dan punguk berubah menjadi busur panah. Menerjang asteroid yang terlalu angkuh ingin menabrak peri jatuh. Dan kau, Banggakah bila menaruh dirimu terlalu tinggi di sana?Untuk apa?Sedang aku cuma kupu isengBerbahagiaContinue reading “Jadi Ilfil….”

SUREALIS IV (Kuda Lumping)

Sabtu sore di antara festival jalan kemang yang sesak,surealis IV muncul mendadak.Ini benar-benar membuat gue mau nangis, tertawa sekaligus frustasi berat.Kenapa sih Jakarta selalu bikin gue depress, sedih serta getir dalam celsius yang kadang terasa terlalu tinggi?! Pengen mampus aja deh rasanya ngelihat semua pemandangan itu. Terlalu indonesia.Terlalu perkara dunia ketiga.Terlalu penuh dengan dramatika kemiskinanContinue reading “SUREALIS IV (Kuda Lumping)”

SUREALIS I, II & III

SUREALIS I: Dia meneguk airnya. Kelegaan membayang di wajahnya. Kulit muka yang coklat, botol air warna pink, lampu berpendar kuning di sekitar orang-orang yang duduk lesehan di bawah banner poster Film 21 TIM. Di hadapan lelaki yang meneguk air, benar-benar tepat di depan batang hidungnya: air mineral terkemas dalam plastik. Gelas, botol. Aneka bentuk, lainContinue reading “SUREALIS I, II & III”

1lirik, Aku Tertarik…

TIba-tiba saja.Ini tiba-tiba saja. Suara lelaki. Musik agar hingar. Tanpa visual. And she ask me, “what do you thinking?”Then I said, “I’m not think at all” Entah lagu siapa.Entah Band mana dari negara apa.Cuma sepenggal lirik saja.Dan di telingaku, lirik itu terasa menggelitik. Why Can’t I do that?!Just Don’t Think!Just do not think at all!!WhyContinue reading “1lirik, Aku Tertarik…”

Minggu, ulangtahun, dan angin….

Keep good job…. Demikian Ian bilang sebelum akhirnya ia kembali ke kamboja dan bertemu dengan khmer men-nya, para street refugees yang nasibnya gak jelas. In betweener yang meski dilahirkan di kamboja, tapi besar dan hidup di Amerika. Percaya kalau Amerika adalah rumahnya. Percaya kalau suatu hari nanti, mereka akan kembali ke “Their home”, Amerika. SebuahContinue reading “Minggu, ulangtahun, dan angin….”

Aih jadi malu… @menggumi dari kejauhan ajah ah… :)

Jadi malu ati pas baca lagi posting sebelum ini.Hehehe, haruskah gue apus aja n biarkan semuanya tak berjejak? Tapi Vero bilang, “nggak apa-apa, Cu. Kelak, dua atau lima tahun lagi, kita akan tertawa-tawa membaca kembali sejarah hidup yang telah lewat.” Yo’i!Masa kini bisa menjadi masa lalu, beberapa tahun mendatang. Peritiwa yang lalu, pernah menjadi masaContinue reading “Aih jadi malu… @menggumi dari kejauhan ajah ah… :)”

Steve…

Kamu lebih mirip seperti indian, daripada cinaMata sempitmu yang manis kerap membuatku diam-diam tertawaRambut panjangmu yang tak beraturan Sering kuperhatikan menyebar di dahi Membuat kacau peta wajahmu yang berkulit coklat seperti porselain mengkilap Aku suka matamu…Tidak Almond shape,namunlebih mirip mata kucing yang malu-malu. Kita tak saling kenal, tentu sajaCuma sekilas, kita pernah bercakapSelanjutnya, aku hanyaContinue reading “Steve…”

Okeanida… (bagian 1)

Aku pernah tersesat ke lembah itu, tempat tinggal para Okeanida.Pernahkah kau mendengar tentang mereka? Maka kalau tidak, inilahsepersik kisahnya. Okeanida…Mereka para peri air.Tubuhnya selalu basah, kulitnya mengkilap, wajahnya cemerlang. Dadamereka busung, perut mereka rata dan bibir mereka lebih manis daribuah manggis. Dan mereka tak henti memperlakukanku seakan aku adalahpangeran dari kerajaan kegelapan. Dan di antaraContinue reading “Okeanida… (bagian 1)”