Musim Aneh Yang Tuntas

Pagi tadi kutuliskan pesan padamu. Tentang sebuah musim aneh yang kini meruap dalam asap rokok yang kau hembus di teras depan rumah. Ada bau tertinggal di dalam kamar. Sangat dekat. Sedekat waktu kita bercakap, hampir berbisik, dari telinga ke telinga, sewaktu kusauh rambut perakmu dan kuucapkan begitu seksinya helai rambut putih itu. Menjela di antaraContinue reading “Musim Aneh Yang Tuntas”