Jangan Bersedih…/ Menuju Titik Hitam

Jika segalanya telah kau coba namun tak juga berhasil.
Saat semua yang kau maui kau dapatkan tapi ternyata bukan itu yang kau butuhkan. Ketika kau merasa lelah namun tak kunjung mampu tidur, dan terus berulang begitu-begitu saja

Dan airmata mengalir di wajahmu saat kau kehilangan sesuatu yang tak tergantikan
Atau saat kau mencintai seseorang tapi ternyata cuma membuang waktu semata dan itu pasti terasa menyakitkan

Jangan sedih…
Terang akan membimbingmu pulang
Nyalakan hatimu
Dan cobalah perbaiki semua.

Saat kau terlalu sayang untuk melepasnya
Tapi kau tahu bila tak kau coba, kau takkan pernah tahu
Lakukan saja yang menurutmu seharusnya

Jangan sedih…
Terang akan membimbingmu pulang
Nyalakan hatimu
Dan cobalah perbaiki semua.
Lantas berjanjilah
Bahwa kau akan belajar dari celah-celah kesalahan

Jangan bersedih

Sangat berat memutus sesuatu dengan yang pernah begitu dekat.
Sejauh ini membohongi orang mungkin aku mampu, tapi memnbohongi diri sendiri rasanya bikin mau mampus.
Maka jujur menjadi obat, supaya aku tidak mati cepat.

Tadi pagi kutelan pil kejujuran.
Kuungkapkan pada mereka apa yang kurasakan.
Tapi bahkan sampai menjelang malam, rasa pahitnya masih terasa di tenggorokan.
Entah kapan akan menghilang.

Maafkan,
Guruku Obiwan
Penasehatku Anakin Skywalker
Dan aku cuma pengikut The Jediways.
Aku hanya mencoba menyelamatkan galaksiku dari tubrukan-tubrukan yang menghancurkan.
Atau mungkin, sebenarnya memang kau tak layak diperjuangkan

Aku dalam perjalanan menuju pusar titik hitam.

Published by Ucu Agustin

Indonesian documentary filmmaker based in Washington DC, United States, and Jakarta, Indonesia.

One thought on “Jangan Bersedih…/ Menuju Titik Hitam

  1. Aku juga sedang bersedih, dan aku menghadapinya suka atau tidak suka. Aku enggan untuk melangkah kedepan, seolah semua bertumpu pada diriku.Sayang hidupku bukan sebuah komputer yang bisa direstart atau sebuah kehidupan galaxy yang bisa flash back kebelakang melalui lubang hitam.Tak ada kemalangan selain dari membenci kehidupan itu sendiri, yah sudahlah aku nikmati saja pil pahit ini. Lagipula aku sudah tidak makan selama 2 hari, siapa tahu bisa jadi pengganjal perut.

    Like

Leave a comment